Tampilkan postingan dengan label mae's quotes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mae's quotes. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Agustus 2015

dipaksa membela diri !


seperti itu.
kadang jodoh ini bukan cinta ini
untuk apa menikah ?
untuk siapa menikah ?
siapa yang bahagia jika menikah ?
siapa yang dicinta jika menikah ?

bahagia itu mencintai
mencintai itu bahagia
cukup!

menikah itu harus cinta
cinta itu tidak harus menikah
tidak adil!

Rabu, 12 Agustus 2015

kantong celana mu

ini malam apa?
sabtu malam? bukan.
tapi mengapa rindu ini terasa menyakitkan
seperti orang gila jadinya
tertawa karna bukan apa yang dilihat, tapi yang dibayangkan
menangis karna bukan apa yang menyakitkan, tapi yang teringat
aneh. rindu ini bukanya hanya menyerang untuk menyakitkan
rindu ini sudah menghilangkan kesadaran. aku gila. rindu.

lalu aku menjadi jahat
ku taruh sekantung rindu di kantung celana mu
agar kau keberatan untuk melangkah dan tidak pergi
agar kau keberatan untuk menahanya dan cepat pulang
maka, sebelum pergi
periksa kembali kantong celana mu!

Minggu, 21 Juni 2015

bahagia itu membingungkan

memilih menghabiskan penderitaan ini bersama mu sepanjang waktu adalah keputusan terbijak
merakit kebahagian itu bukan kepandaian kita
sebab itu kita menyamakan diri pada kesengsaraan bersama
sebab bahagia itu membingungkan
terlalu banyak syaratnya
sedang aku saja mencintai mu tanpa syarat

karna sudah terlalu sering kebahagian yang semu merusak perjuangan yang permanen
karna sudah terlalu lama kebahagian mengendap tapi tidak membludak
karna sudah terlalu cepat kebahagian hilang karna janji-janji
karna
bahagia itu membingungkan

Selasa, 09 Juni 2015

sejenis RINDU. yang belum cukup

anggaplah ini surat cinta
hanya saja tidak romantis dan berantakan
mungkin dalam surat cinta menuliskan rindu bisa dengan mudah karna menggunakan bahasa yang indah tapi ini agak sedikit sulit dan berbelit.

mungkin dalam surat cinta dibuka dengan dear my heart
tapi ini akan ku buka dengan sedikit memaksakan mu untuk membacanya.

Simaklah!

aku pernah menjadi seorang koki untuk mu. menyiapkan sarapan pagi, membuatkan makan siang, dan menghidangkan makan malam.
aku pernah menjadi seorang pembantu untuk mu. merapikan tempat tidur, menyiapkan pakaian kerja, dan menata rumah.
aku pernah menjadi seorang ibu untuk mu. mendengarkan keluh kesah, menjadi tempat bersandar, memberi kekuatan untuk bertahan, dan menjadi alasan untuk pulang ke rumah.
aku pernah menjadi seorang istri untuk mu. menghormati, menjaga hati, dan mematuhi.
aku bahkan pernah menjadi seorang rival untuk mu. berkompetisi, berdebat, dan beradu pendapat.

membantu mu kembali bangkit adalah keahlian ku. ada banyak waktu dimana kau adalah sumber dari segala masalah. tapi aku tetap percaya untuk tetap berdiri disamping mu dan tidak menggeserkan kaki selangkah pun.
aku mengenal mu ketika kau masih menjadi telur. teringat begitu banyak pr yang harus aku kerjakan untuk mengenali mu terhadap hal-hal baru. lingkungan, kebiasaan, tata cara berpakaian, dan hal yang menurut mu asing tapi wajar bagi ku. tapi aku tidak pernah bosan untuk memberi tahu mu bahkan seribu kali pertanyaan yang sama kau ajukan.
kamu adalah orang pertama yang ingin aku lupakan tapi selalu ingin aku ingatkan. kesenangan ku adalah memaksakan mu terbiasa terpecut untuk berpikir dalam tekanan, memiliki beribu rencana cadangan, dan memarahi mu atas kesalahan kecil. tapi kamu tidak pernah lelah untuk selalu berusaha.

beri aku alasan untuk tidak merindukan mu atas semua ketidak romantisan mu tapi selalu berhasil membuat ku bahagia.

ini tentang RINDU.
tentang kamu yang selalu berhasil membuat ku jatuh cinta setiap harinya.

--GR-II.2050.13--

Kamis, 22 Januari 2015

waktu kapan ?

sejak kapan menyendiri adalah kesukaan kita sedang kita selalu menghabiskan waktu berdua dalam tiap detiknya
sejak kapan jarak menjadi masalah dalam perjalanan sedang kita adalah penikmat perjalanan yang jauh dan panjang
sejak kapan lelah manjadi alasan kita untuk tidak menjelalah lagi sedang kita selalu haus akan pertualangan
sejak kapan goodbye selalu terucap diakhir pertemuan sedang kita selalu yakin bahwa there's no time who dared to separating us
...
--surat yang tertinggal

Minggu, 21 Desember 2014

jangan mengikuti ku!

terkadang mengucilkan mu adalah cara terbaik menepis rasa
bukan membenci
ini soal membodoh bodohin diri
terkadang tak semua orang bisa melihat, bahwa kau lah manusia si pemilik sayap itu

tak rela rasanya menukar semuanya dengan canda yang hanya tersa hambar saja
mungkin akan menjadi level tersulit melupakan mu
mengingat. setiap tapak jalan mencari sisa jejak yang pernah kita lalu tanpa pernah luput dengan bergenggam erat
menggerutu. bercakap sendiri melawan diri dari pantulan cermin mengoceh sepanjang ocehan yang pernah larukan kita dalam malam
lalu.
tak pernah bertatap lagi.
mulai masing-masing diri membiasakan dengan terpaksa untuk tidak bertegur sapa.
HEY!
kau sudah lupa, rasa ini tertinggal telah dalam dengan akar yang tertancap kencang
bawa lagi rasa ini, kau bisa ?
jangan mengikuti ku yang sedang membodoh-bodohi diri ini
akui saja, susah ? SAMA! aku juga
lalu.
kita ini kenapa ?
sedang terjadi apa ?

dari mana ini berawal ?
dan kapan ini akan berakhir?
hei i ...

sisi logam

pertemuan dan perpisahan adalah kebahagiaan dan kesedihan
bak dua sisi uang logam yang selalu berdampingan
berdekatan tapi tak pernah menyatu

Kamis, 11 Desember 2014

semua sama saja, jika ...

seperti itulah semua manusia
merasa kehilangan dan mencari ketika membutuhkan
ketakutan jika tidak dalam perlindungan
mangadu jika sudah merasa tak sanggup menjadi angkuh lagi
ah manusia, ternyata kita tak jauh berbeda
mungkin dalam sujud pun kadang kita mengeluhkan keluhan yang sama
aah aku juga, sama.
manusia!

Selasa, 14 Oktober 2014

terbungkus rapih

kemudian setalah ini, aku selalu memilih untuk sendiri...

bukan untuk lelah selalu berusaha
bukan menyerah
bukan juga soal menunggu terlalu lama
aku hanya sedang beribadah
merahasikan cinta
menyimpanya
dan mengemasnya dalam doa

Bismillaah ...

Kamis, 09 Oktober 2014

karena mendoakan adalah cara mencintai paling rahasia

ketika mencintai diam-diam adalah sebuah ibadah
ketika mengagumi diam-diam adalah kegiatan berpahala
ketika menyayangi diam-diam adalah perbuatan berbuah surga
maka mendoakan adalah cara menyentuh itu semua

teruntuk kamu yang aku kagumi dari jauh
teruntuk kamu yang aku dambakan menjadi imam ku
teruntuk kamu yang selalu ingin ku sentuh karena ridho Allah ku
Assalammualaikum Akhi ...
pernah satu kata setan berbisik ditelinga ini untuk menyapa dan menatap mu secara langsung
dikatakan halal baginya untuk melakukan ini
akan dipermudahkanya raga ini untuk bertemu dengan mu
pernah terbesit untuk meng-iya-kan bisikan itu
terlintas samar berbayang riang jika dapat menatap mu lebih dekat lagi
tapi, Masyaallah ...
sigap ku sapu pikiran ini dengan wudhu-Mu
ku ambil sejadah lalu mukenah
ku lafaskan istighfar sebanyak-banyaknya
jauh aku lebih dalam berkomunikasi dengan-Mu
meminta ampun sebanyak mungkin hingga tak mampu ku hitung
tersesak dada ini
terisak tangis ini
tersadar raga ini
ternyata cinta ini telah mengeras membatu dan membeku
meradang hingga tak pernal lalai doa ini menyebutkan nama nya
terucap permohonan untuk dapat menjadi halal bagi nya
meminta tanpa henti
memohon tanpa lelah

Ya Rabb
jika cinta ini melebihi cinta kepada Mu, hukum aku
jika rindu ini melebihi rindu ingin bertemu kepada Mu, ampunin aku

Rabu, 24 September 2014

karna sedih dan bahagia itu berdampingan ...

jika melupakan adalah sebagian dari ibadah, maka aku sedang khusuk melakukanya...
sudah ribuan persimpangan aku lalui, tapi aku tetap memilih untuk berjalan lurus tanpa menepi
kadang langkah ini berlari tapi tanpa tau untuk apa mempercepatnya
kadang mata ini menatap lebih jauh, tanpa tau siapa yang akan terlihat
kaki terkadang samar terasa lelah untuk terus melangkah ketempat yang semakin terasa asing
riuh desaran angin kadang mencoba menjadi kebekuan yang menghambat
gemeritik kerikil kecil kadang mencoba menjadi beban berat untuk terus berpijak
tapi...
bukan dengan niat sayangnya langkah ini terus melaju
bukan dengan arah pula langkah ini terus berpindah
tapi...
dengan kebahagian yang dijanjikan disebrang sana
walau tanpa tau itu apa
walau tanpa yakin itu bagaimana
walau tanpa kepastian itu siapa

hanya saja, selalu patuh pada janji semesata
bahwa matahari tak akan pernah ingkar untuk selalu  menghangatkan
bahwa selalu ada penghapus sedih dibalik kesukaran
bahwa masih ada secercah bahagia diantar duka
bahwa aku selalu yakin untuk melangkah tanpa berbekal apa-apa ...

Senin, 25 Agustus 2014

teruntuk Putu, yang diangakat derajatnya dengan cara yang istimewa

Tuhan
Pada akhirnya semua akan kembali kepada Mu
Keputusan Mu, Kehendak Mu, dan Rencana Mu
Aku hanya percaya bahwa itu adalah yang terbaik yang Engkau berikan untuk ku.
Aku hanya pasrah setelah doa dan usaha telah ku maksimalkan saat tengadah dalam meminta dan bersujut dalam doa.
Aku percaya bahwa Engkau tidak pernah ingkar. Bahwa di balik semua kesedihan ada kebahagiaan yang Engkau kemas secara rapi untuk Engkau jadikan hadiah sebagai imbalan atas kesabahan ini dan keikhlasan ini.

teruntuk Putu
si wanita teristimewa
yang diangkat derajatnya
dengan cara istimewa pula.

Rabu, 06 Agustus 2014

Maha dasyat!

Terima kasih untuk selalu menegur ku Ya Rabb
Terima kasih untuk masih perduli kepada ku Ya Rabb
Terima kasih.
Terima kasih.

Berat.
Terisak dalam sujud.
Bergetar dalam menegadah.

Tak apa Tuhan, aku masih maya yang sama. Masih maya yang kuat dalam meminta dan berdoa. Masih maya yang ingin selalu mengaduh dan mengeluh dalam sajadah.
Tak apa Tuhan, aku masih memperjuangakan apa yang sudah ku mulai walau terasa sia-sia hasinya semankin nyata. Masih rela ku taruhkan releuh peluh yang penat untuk ku pertahankan. Masih iya aku mengangguk untuk ditumpahkan derai air yang mengalir dari pupil mata.
Tak apa Tuhan, aku masih bersyukur atas itu semua.


Selasa, 06 Mei 2014

bukan! masa lalu. ya!

ketika aku merindukan masa lalu dan hanya kamu yg ku datangin
ketika aku ingin mengulang masa lalu dan hanya waktu dengan mu yg ingin ku perbaikin
ketika aku ingin hidup lagi di masa lalu dan hanya kamu yang selalu aku dambakan untuk bersama

bukan! bukan karena masa kita adalah masa yang indah
bukan! bukan karena kita selalu menciptakan tawa setiap waktunya
bukan! bukan karena romantisnya kehangatan kita

ya! aku hanya ingin menjadi masa lalu sebelum orang-orang di masa lalu mu
ya! aku ingin hanya ada aku di masa lalu itu
ya! aku mau tak ada masa lalu mu yang tak kamu lewati bersama ku

Kamis, 13 Maret 2014

masih dengan permohonan yang sama

jika dulu aku pernah meminta untuk selalu dikuatkan atas apa yang membebani ku
maka sekarang, masih dengan permintaan yang sama
Tuhan, selalu kuatan aku atas apa yang membebani ku ...

Tuhan, jika pundak ini terasa pantas untuk selalu Kau limpahkan beban
aku ikhlas, maka kuatkanlah pundak ku

Tuhan, jika tangan ini terasa sanggup untuk menggenggam cobaan Mu
aku ridho, maka eratkanlah genggaman ku

Tuhan, jika mata ini terasa wajar untuk menyaksikan perpisahaan tiada henti
aku siap, maka jangan keluarkan air mata ku

tapi Tuhan
jika kaki ini terasa tertatih untuk terus menopang semua
tolong jangan patahkan
biarkan kaki ini terus menopang walau tertaih

Kamis, 02 Januari 2014

if an end, let it end

Selalu.
Mungkin kita tak pernah benar cocok dipertemukan dalam perayaan penghujung akhir.
Selalu.
Perbedaan tradisi kau ulas jadi topik utama.
Entah mungkin mencipkan tradisi baru sala bagi leluruh mu.

Drama debat kosa kata selalu jadi pemula.
Acap kali perbincangan diskusi masala lalu selalu hadir pada bait textnya.
Deretan perbandingan selalu dijadikan puncak klimaks yang tak berujung.
Adegan membesarkan bola mata dan mengeluarkan urat pun tak terlupakan.
Kemudian basahan air yang keluar dari mata dan hidung tak lupa selalu hadir.
Entah apa awal topiknya, pada akhirnya helaan nafas amarah selalu jadi penutup drama.

Semua take adegan sudah diperankan dengan sempurna.
Kolaborasi perasaan dan hati.
Ego dan amarah.
Selalu dilakukan dengan totalitas.
Ending sudah memang ceritanya.
Tapi result dari drama ini apa?
Hanya menunjukan perang amarah?
Atau menunjukan keberanian suara bervolume lantang saja?

Selasa, 29 Oktober 2013

irate dancing!

anggap saja menari adalah sedikit gerakan kecil dari mengekspresikan marah
yah! maka aku kan manari sepanjang malam
sampai lelah aku menari
sampai lelah dan aku tidak ingin menari lagi

entah apa yang terjadi setelah usai menari
memijat kaki bukanlah jawabanya
menghela nafas mungkin jadi pilihan
tapi disisi lain sana ada suara tepuk tangan yang kencang
menepuki tari dengan nada gusar
aku bukan menari! tapi yah aku memang menari!
tapi ... aah sudalah percuma saja ....
aku menari saja!

mungkin membenci lebih lelah daripada menari

Sabtu, 13 April 2013

semu

entah sejak kapan membenci adalah hal yang sulit dilakukan
ketika kita tumpahkan rasa dalam mengkuk cinta
ketika asa berubah menjadi bahagia
kau adalah inspirasi setiap kata indah

sejak masa tlah berlalu dengan biasa
tawa seakan manjadi tawar saja
kita bertahan dalam kepalsuan
menyakinkan bahwa masih tergores luka cinta didalmnya
tapi rasa tidak bisa mencegahnya
bahkan rindu berbalut kasih pun terobek karnanya
lantangkan kata pisah dari indra pengucap
walau hati enggan untuk menentangnya
tapi kau yakinkan dengan amarah mu

lalu sejak itulah aku terlalu sulit untuk menbenci
tapi itu mau mu

butiran ajaib

terkadang kita tak pernah tau, kenapa kita mencintai hujan
mungkin karena saat itulah semua beban terhapus dan terbawa terbang
hanyut dalam butiran air

12 april 2103, 5 kurang 5 menit