Tampilkan postingan dengan label mae's loves. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mae's loves. Tampilkan semua postingan
Rabu, 26 Agustus 2015
Rabu, 12 Agustus 2015
kantong celana mu
ini malam apa?
sabtu malam? bukan.
tapi mengapa rindu ini terasa menyakitkan
seperti orang gila jadinya
tertawa karna bukan apa yang dilihat, tapi yang dibayangkan
menangis karna bukan apa yang menyakitkan, tapi yang teringat
aneh. rindu ini bukanya hanya menyerang untuk menyakitkan
rindu ini sudah menghilangkan kesadaran. aku gila. rindu.
lalu aku menjadi jahat
ku taruh sekantung rindu di kantung celana mu
agar kau keberatan untuk melangkah dan tidak pergi
agar kau keberatan untuk menahanya dan cepat pulang
maka, sebelum pergi
periksa kembali kantong celana mu!
sabtu malam? bukan.
tapi mengapa rindu ini terasa menyakitkan
seperti orang gila jadinya
tertawa karna bukan apa yang dilihat, tapi yang dibayangkan
menangis karna bukan apa yang menyakitkan, tapi yang teringat
aneh. rindu ini bukanya hanya menyerang untuk menyakitkan
rindu ini sudah menghilangkan kesadaran. aku gila. rindu.
lalu aku menjadi jahat
ku taruh sekantung rindu di kantung celana mu
agar kau keberatan untuk melangkah dan tidak pergi
agar kau keberatan untuk menahanya dan cepat pulang
maka, sebelum pergi
periksa kembali kantong celana mu!
Kamis, 30 Juli 2015
i'm donkey. maafkan!
Jika ini akhir dari segalanya
maafkan aku pergi tanpa pamit dan tidak sopan
maafkan langkah ini
kebodohan ini adalah milik ku
tapi maafkan jika 'kamu' juga ikut menjadi imbasnya
maafkan sikap ini
mengecawakaan ini adalah tindakkan ku
tapi maafkan jika 'kamu' juga ikut malu menanggungnya
maafkan jika aku merepotkan
ketidak harusan ku seperti ini menghancurkan semua pondasi yang kokoh
maafkan jika aku harus jadi orang yang dibenci
karna memang sepantasnya aku seperti itu
maafkan
i don't know why, why i fall in same hole again
maafkan
maafkan aku pergi tanpa pamit dan tidak sopan
maafkan langkah ini
kebodohan ini adalah milik ku
tapi maafkan jika 'kamu' juga ikut menjadi imbasnya
maafkan sikap ini
mengecawakaan ini adalah tindakkan ku
tapi maafkan jika 'kamu' juga ikut malu menanggungnya
maafkan jika aku merepotkan
ketidak harusan ku seperti ini menghancurkan semua pondasi yang kokoh
maafkan jika aku harus jadi orang yang dibenci
karna memang sepantasnya aku seperti itu
maafkan
i don't know why, why i fall in same hole again
maafkan
Selasa, 09 Juni 2015
sejenis RINDU. yang belum cukup
anggaplah ini surat cinta
hanya saja tidak romantis dan berantakan
mungkin dalam surat cinta menuliskan rindu bisa dengan mudah karna menggunakan bahasa yang indah tapi ini agak sedikit sulit dan berbelit.
mungkin dalam surat cinta dibuka dengan dear my heart
tapi ini akan ku buka dengan sedikit memaksakan mu untuk membacanya.
Simaklah!
aku pernah menjadi seorang koki untuk mu. menyiapkan sarapan pagi, membuatkan makan siang, dan menghidangkan makan malam.
aku pernah menjadi seorang pembantu untuk mu. merapikan tempat tidur, menyiapkan pakaian kerja, dan menata rumah.
aku pernah menjadi seorang ibu untuk mu. mendengarkan keluh kesah, menjadi tempat bersandar, memberi kekuatan untuk bertahan, dan menjadi alasan untuk pulang ke rumah.
aku pernah menjadi seorang istri untuk mu. menghormati, menjaga hati, dan mematuhi.
aku bahkan pernah menjadi seorang rival untuk mu. berkompetisi, berdebat, dan beradu pendapat.
membantu mu kembali bangkit adalah keahlian ku. ada banyak waktu dimana kau adalah sumber dari segala masalah. tapi aku tetap percaya untuk tetap berdiri disamping mu dan tidak menggeserkan kaki selangkah pun.
aku mengenal mu ketika kau masih menjadi telur. teringat begitu banyak pr yang harus aku kerjakan untuk mengenali mu terhadap hal-hal baru. lingkungan, kebiasaan, tata cara berpakaian, dan hal yang menurut mu asing tapi wajar bagi ku. tapi aku tidak pernah bosan untuk memberi tahu mu bahkan seribu kali pertanyaan yang sama kau ajukan.
kamu adalah orang pertama yang ingin aku lupakan tapi selalu ingin aku ingatkan. kesenangan ku adalah memaksakan mu terbiasa terpecut untuk berpikir dalam tekanan, memiliki beribu rencana cadangan, dan memarahi mu atas kesalahan kecil. tapi kamu tidak pernah lelah untuk selalu berusaha.
beri aku alasan untuk tidak merindukan mu atas semua ketidak romantisan mu tapi selalu berhasil membuat ku bahagia.
ini tentang RINDU.
tentang kamu yang selalu berhasil membuat ku jatuh cinta setiap harinya.
--GR-II.2050.13--
Minggu, 11 Januari 2015
Aku pergi.
Sekarang kamu tidak akan aku buat pusing lagi untuk memilih, aku pergi.
Untuk semua waktu yang pernah kau habiskan dengan ku
Untuk semua kebiasaan yang selalu kita lakukan bersama
Untuk semua cerita yang pernah kita ukir berdua
Aku lupakan.
Aku pergi.
Ku kira membuat mu berpura-pura adalah hal terjahat, maka aku pergi.
Ku pikir membuat mu menanti adalah lah terburuk, maka aku pergi.
Jika pernah diri ini mengkhawatirkan, maafkan. Aku pergi
Jika pernah diri ini mengecewakan, maafkan. Aku pergi
Aku pergi.
Aku pergi.
Aku pergi.
Pergi.
Minggu, 21 Desember 2014
jangan mengikuti ku!
terkadang mengucilkan mu adalah cara terbaik menepis rasa
bukan membenci
ini soal membodoh bodohin diri
terkadang tak semua orang bisa melihat, bahwa kau lah manusia si pemilik sayap itu
tak rela rasanya menukar semuanya dengan canda yang hanya tersa hambar saja
mungkin akan menjadi level tersulit melupakan mu
mengingat. setiap tapak jalan mencari sisa jejak yang pernah kita lalu tanpa pernah luput dengan bergenggam erat
menggerutu. bercakap sendiri melawan diri dari pantulan cermin mengoceh sepanjang ocehan yang pernah larukan kita dalam malam
lalu.
tak pernah bertatap lagi.
mulai masing-masing diri membiasakan dengan terpaksa untuk tidak bertegur sapa.
HEY!
kau sudah lupa, rasa ini tertinggal telah dalam dengan akar yang tertancap kencang
bawa lagi rasa ini, kau bisa ?
jangan mengikuti ku yang sedang membodoh-bodohi diri ini
akui saja, susah ? SAMA! aku juga
lalu.
kita ini kenapa ?
sedang terjadi apa ?
dari mana ini berawal ?
dan kapan ini akan berakhir?
hei i ...
dan kapan ini akan berakhir?
hei i ...
Selasa, 09 Desember 2014
Berperan Ganda
sejak hari itu, dimana setelah itu setiap hari adalah perubahan
menjadi pribadi baru dengan tidak meninggalkan pribadi lama
berkebiasaan baru dengan tidak meninggalkan kebiasaan lama
beradaptasi di dunia baru dengan tidak meninggalkan dunia lama
bertanggung jawab terhadap sesuatu yang baru dengan tidak meninggalkan tanggung jawab yang lama
lelah. terkadang menjadi peran ganda di tempat yang berbeda
sulit. terkadang memahami semuanya dalam satu waktu
menjadi pribadi baru dengan tidak meninggalkan pribadi lama
berkebiasaan baru dengan tidak meninggalkan kebiasaan lama
beradaptasi di dunia baru dengan tidak meninggalkan dunia lama
bertanggung jawab terhadap sesuatu yang baru dengan tidak meninggalkan tanggung jawab yang lama
lelah. terkadang menjadi peran ganda di tempat yang berbeda
sulit. terkadang memahami semuanya dalam satu waktu
Kamis, 09 Oktober 2014
karena mendoakan adalah cara mencintai paling rahasia
ketika mencintai diam-diam adalah sebuah ibadah
ketika mengagumi diam-diam adalah kegiatan berpahala
ketika menyayangi diam-diam adalah perbuatan berbuah surga
maka mendoakan adalah cara menyentuh itu semua
teruntuk kamu yang aku kagumi dari jauh
teruntuk kamu yang aku dambakan menjadi imam ku
teruntuk kamu yang selalu ingin ku sentuh karena ridho Allah ku
Assalammualaikum Akhi ...
pernah satu kata setan berbisik ditelinga ini untuk menyapa dan menatap mu secara langsung
dikatakan halal baginya untuk melakukan ini
akan dipermudahkanya raga ini untuk bertemu dengan mu
pernah terbesit untuk meng-iya-kan bisikan itu
terlintas samar berbayang riang jika dapat menatap mu lebih dekat lagi
tapi, Masyaallah ...
sigap ku sapu pikiran ini dengan wudhu-Mu
ku ambil sejadah lalu mukenah
ku lafaskan istighfar sebanyak-banyaknya
jauh aku lebih dalam berkomunikasi dengan-Mu
meminta ampun sebanyak mungkin hingga tak mampu ku hitung
tersesak dada ini
terisak tangis ini
tersadar raga ini
ternyata cinta ini telah mengeras membatu dan membeku
meradang hingga tak pernal lalai doa ini menyebutkan nama nya
terucap permohonan untuk dapat menjadi halal bagi nya
meminta tanpa henti
memohon tanpa lelah
Ya Rabb
jika cinta ini melebihi cinta kepada Mu, hukum aku
jika rindu ini melebihi rindu ingin bertemu kepada Mu, ampunin aku
ketika mengagumi diam-diam adalah kegiatan berpahala
ketika menyayangi diam-diam adalah perbuatan berbuah surga
maka mendoakan adalah cara menyentuh itu semua
teruntuk kamu yang aku kagumi dari jauh
teruntuk kamu yang aku dambakan menjadi imam ku
teruntuk kamu yang selalu ingin ku sentuh karena ridho Allah ku
Assalammualaikum Akhi ...
pernah satu kata setan berbisik ditelinga ini untuk menyapa dan menatap mu secara langsung
dikatakan halal baginya untuk melakukan ini
akan dipermudahkanya raga ini untuk bertemu dengan mu
pernah terbesit untuk meng-iya-kan bisikan itu
terlintas samar berbayang riang jika dapat menatap mu lebih dekat lagi
tapi, Masyaallah ...
sigap ku sapu pikiran ini dengan wudhu-Mu
ku ambil sejadah lalu mukenah
ku lafaskan istighfar sebanyak-banyaknya
jauh aku lebih dalam berkomunikasi dengan-Mu
meminta ampun sebanyak mungkin hingga tak mampu ku hitung
tersesak dada ini
terisak tangis ini
tersadar raga ini
ternyata cinta ini telah mengeras membatu dan membeku
meradang hingga tak pernal lalai doa ini menyebutkan nama nya
terucap permohonan untuk dapat menjadi halal bagi nya
meminta tanpa henti
memohon tanpa lelah
Ya Rabb
jika cinta ini melebihi cinta kepada Mu, hukum aku
jika rindu ini melebihi rindu ingin bertemu kepada Mu, ampunin aku
Jumat, 12 September 2014
teruntuk mu yang terjarak dengan ku
dear kamu yang berjarak semil lebih sedepa
masih sukakah kamu terhadap kopi hitam yang sudah dingin ?
ketika ingatan ini mulai lelah untuk mengetuk memori awal tahun yang lalu
ketika semua lelah ini mulai terkuak kebosanannya
ketika sapaan ini mulai kaku terucap
hey kamu ...
sudah mulai terbiasakah dengan jarak yang membuat kita tak dapat saling menatap ?
jika tidak, terbiasalah
akan datang waktu dimana jarak terjauh yang memisahkan adalah saat kita saling berpunggungan ketika tidur
hey kamu ...
masih seringkah mencari ku duduk dibawah pohon kersen ?
jika iya, berhentilah
akan datang waktu dimana malaikatlah yang mencari ku dan kamu untuk dipertemukan
hey kamu ...
masihkah mengandalkan ku sebagai tumpuan mu ?
jika iya, mandirilah
akan datang waktu dimana orang lain yang akan menjadikan mu tumpuan, dan saat itu aku selalu meminta kepada Tuhan untuk agar kamu selalu dapat dikuatkan
hey kamu ...
masih ingatkah bagaimana rasa membelai lembut rambut ku ?
jika iya, cucilah tangan
akan datang waktu dimana rasa itu bukan lagi sebagai ingatan saja melainkan sebagai kecapan yang harus kamu rasakan selalu
hey kamu ...
masih rindukah bercakap sepanjang malam dengan ku ?
jika iya, berdoalah
karena selalu ku titipkan 'amin' di setiap doa yang kamu ucapkan, khusuk lah dalam doa mu karena aku selalu menanti doa terbaik mu untuk ku, kita, dan semua masa depan terindah kita
hey kamu ...
sudah mulai terbiasakah dengan jarak yang membuat kita tak dapat saling menatap ?
jika tidak, terbiasalah
akan datang waktu dimana jarak terjauh yang memisahkan adalah saat kita saling berpunggungan ketika tidur
hey kamu ...
masih seringkah mencari ku duduk dibawah pohon kersen ?
jika iya, berhentilah
akan datang waktu dimana malaikatlah yang mencari ku dan kamu untuk dipertemukan
hey kamu ...
masihkah mengandalkan ku sebagai tumpuan mu ?
jika iya, mandirilah
akan datang waktu dimana orang lain yang akan menjadikan mu tumpuan, dan saat itu aku selalu meminta kepada Tuhan untuk agar kamu selalu dapat dikuatkan
hey kamu ...
masih ingatkah bagaimana rasa membelai lembut rambut ku ?
jika iya, cucilah tangan
akan datang waktu dimana rasa itu bukan lagi sebagai ingatan saja melainkan sebagai kecapan yang harus kamu rasakan selalu
hey kamu ...
masih rindukah bercakap sepanjang malam dengan ku ?
jika iya, berdoalah
karena selalu ku titipkan 'amin' di setiap doa yang kamu ucapkan, khusuk lah dalam doa mu karena aku selalu menanti doa terbaik mu untuk ku, kita, dan semua masa depan terindah kita
Kamis, 04 September 2014
aku yang baru. bukan kita yang menjadi kami
aah akhirnya ku lepaskan semua, Alhamdulillah yang hanya bisa ku ucapkan.
permudahkan lah dan terbiasakan lah!
asing terdengar, tapi itu adalah permohonan baru yang pernah ku pinta setelah sekian lama aku selalu meminta untuk selalu dikuatkan dalam pertahanan.
jam menunjukan pukul setengah 2 larut malam ketika aku berusaha bangkit dan memutuskan untuk membuat permohonan baru. sudalah Tuhan, aku lelah meminta untuk di kuatkan terus-menerus. jabalah permintaan baru ku ini.
'bicara' dengan Mu di larut malam yang tenang ini mengingatkan aku akan 10 tahun silam. terasa bodoh. memulai tanpa mengakhiri. bertemu tanpa bersatu. memuja dan merindu tanpa saling menyentuh.
memohon dan meminta sesuatu yang baru pada Mu, aku terasa malu. sudah lelah tangan ini menengadah, merendah meminta pertolongan yang ada-ada saja dari permasalahan yang itu-itu saja dan menuntut Mu mengabulkan secepatnya. aku memaksa. Tuhan tolong jangan jera atas tingkah ulah ku yang soal itu melulu.
jika apa yang sudah menjadi keputusan Mu dan kehendak Mu, hanya bisa ku pasrahkan semua apa yang Kau inginkan atas apa yang sudah menjadi milik Mu dan kembali pada Mu.
Sapaan baru.
Hai, selamat hari rabu
sudah berapa banyak senja yang sering kita tatap di tempat yang berbeda ya ?
sudah berapa musim yang kita nikmati dengan rasa yang berbeda ya ?
lama rasanya kita tidak melewati sengatan matahari lagi, lalu berteduh di bayang sendiri, melangkah sambil menari, beriringan sambil bernyanyi. aah aktivitas seperti itu terasa bukan hal yang indah lagi saat semua itu sering kulakukan sendiri. tapi dia tetap menjadi kenangan yang berarti.
banyak masa yang sudah tidak kita lalui bersama lagi. mungkin akan terasa asing jika benar nanti suatu saat Tuhan mengizinkan kita untuk bertemu kembali. aku canggung. sapaan apa yang akan aku ucapkan. masih inginkah kamu mendengar aku mengatakan "aay? ayayayass".
menahun sudah penantian setia ini aku nobatkan hanya untuk mu.
menua sudah usia ini, terhakimi atas janji kepada diri hanya untuk menanti. - TIYAS.
aku mulai kehilangan banyak arah sejak semua yang pernah kita lakukan tidak dapat kita lakukan bersama lagi.
aku mulai kehilangan banyak hal sejak semua yang pernah kita miliki hanya menjadi milik ku sendiri.
aku hanya ingin memulai cinta dengan cara yang baru, bukan menganut kitap cinta mu lagi. aku ingin menjadi aku saat mencintai dan dicintai. bukan menjadi 'kita' yang aku terjemahkan kepada dia yang lain. aku ingin terbiasa dengan semua yang ingin aku lakukan sendiri, bukan meniru cara yang kita lakukan.
meniru ini membuat ku semakin mengerti apa yang justru menjadikan aku lelah untuk meniru.
meniru ini membuat ku semakin memahami apa yang justru menjadikan aku sedih selama ini.
TIYAS izinkan aku untuk membiasakan waktu tanpa menanti mu-lagi.
TIYAS izinkan aku untuk membiasakan hari tanpa mengingat mu-lagi.
TIYAS izinkan aku untuk membiasakan senja tanpa ngiang tawa mu-lagi.
TIYAS izinkan aku untuk membiasakan diri tanpa mengharap hadir mu-lagi.
TIYAS bantu aku mempermudahkan semua permintaan ini. TIYAS bantu aku membiasakanya!
permudahkan.
biasakan.
lagi terucap--
Tuhan
I've lost a lot, and learned a lot
But I'm still undefeated
Bismillah, I stay strong!!
permudahkan lah dan terbiasakan lah!
asing terdengar, tapi itu adalah permohonan baru yang pernah ku pinta setelah sekian lama aku selalu meminta untuk selalu dikuatkan dalam pertahanan.
jam menunjukan pukul setengah 2 larut malam ketika aku berusaha bangkit dan memutuskan untuk membuat permohonan baru. sudalah Tuhan, aku lelah meminta untuk di kuatkan terus-menerus. jabalah permintaan baru ku ini.
'bicara' dengan Mu di larut malam yang tenang ini mengingatkan aku akan 10 tahun silam. terasa bodoh. memulai tanpa mengakhiri. bertemu tanpa bersatu. memuja dan merindu tanpa saling menyentuh.
memohon dan meminta sesuatu yang baru pada Mu, aku terasa malu. sudah lelah tangan ini menengadah, merendah meminta pertolongan yang ada-ada saja dari permasalahan yang itu-itu saja dan menuntut Mu mengabulkan secepatnya. aku memaksa. Tuhan tolong jangan jera atas tingkah ulah ku yang soal itu melulu.
jika apa yang sudah menjadi keputusan Mu dan kehendak Mu, hanya bisa ku pasrahkan semua apa yang Kau inginkan atas apa yang sudah menjadi milik Mu dan kembali pada Mu.
Sapaan baru.
Hai, selamat hari rabu
sudah berapa banyak senja yang sering kita tatap di tempat yang berbeda ya ?
sudah berapa musim yang kita nikmati dengan rasa yang berbeda ya ?
lama rasanya kita tidak melewati sengatan matahari lagi, lalu berteduh di bayang sendiri, melangkah sambil menari, beriringan sambil bernyanyi. aah aktivitas seperti itu terasa bukan hal yang indah lagi saat semua itu sering kulakukan sendiri. tapi dia tetap menjadi kenangan yang berarti.
banyak masa yang sudah tidak kita lalui bersama lagi. mungkin akan terasa asing jika benar nanti suatu saat Tuhan mengizinkan kita untuk bertemu kembali. aku canggung. sapaan apa yang akan aku ucapkan. masih inginkah kamu mendengar aku mengatakan "aay? ayayayass".
menahun sudah penantian setia ini aku nobatkan hanya untuk mu.
menua sudah usia ini, terhakimi atas janji kepada diri hanya untuk menanti. - TIYAS.
aku mulai kehilangan banyak arah sejak semua yang pernah kita lakukan tidak dapat kita lakukan bersama lagi.
aku mulai kehilangan banyak hal sejak semua yang pernah kita miliki hanya menjadi milik ku sendiri.
aku hanya ingin memulai cinta dengan cara yang baru, bukan menganut kitap cinta mu lagi. aku ingin menjadi aku saat mencintai dan dicintai. bukan menjadi 'kita' yang aku terjemahkan kepada dia yang lain. aku ingin terbiasa dengan semua yang ingin aku lakukan sendiri, bukan meniru cara yang kita lakukan.
meniru ini membuat ku semakin mengerti apa yang justru menjadikan aku lelah untuk meniru.
meniru ini membuat ku semakin memahami apa yang justru menjadikan aku sedih selama ini.
TIYAS izinkan aku untuk membiasakan waktu tanpa menanti mu-lagi.
TIYAS izinkan aku untuk membiasakan hari tanpa mengingat mu-lagi.
TIYAS izinkan aku untuk membiasakan senja tanpa ngiang tawa mu-lagi.
TIYAS izinkan aku untuk membiasakan diri tanpa mengharap hadir mu-lagi.
TIYAS bantu aku mempermudahkan semua permintaan ini. TIYAS bantu aku membiasakanya!
permudahkan.
biasakan.
lagi terucap--
Tuhan
I've lost a lot, and learned a lot
But I'm still undefeated
Bismillah, I stay strong!!
Senin, 25 Agustus 2014
teruntuk Putu, yang diangakat derajatnya dengan cara yang istimewa
TuhanPada akhirnya semua akan kembali kepada MuKeputusan Mu, Kehendak Mu, dan Rencana MuAku hanya percaya bahwa itu adalah yang terbaik yang Engkau berikan untuk ku.Aku hanya pasrah setelah doa dan usaha telah ku maksimalkan saat tengadah dalam meminta dan bersujut dalam doa.Aku percaya bahwa Engkau tidak pernah ingkar. Bahwa di balik semua kesedihan ada kebahagiaan yang Engkau kemas secara rapi untuk Engkau jadikan hadiah sebagai imbalan atas kesabahan ini dan keikhlasan ini.
teruntuk Putu
si wanita teristimewa
yang diangkat derajatnya
dengan cara istimewa pula.
Minggu, 17 Agustus 2014
pertengahan agustus
minggu yang teramat sulit untuk dilalui.
lagi. terpuruk untuk kesian kali terjatuh.
mengembangkan ego untuk saling memiliki tapi tidak berjalan beriringan.
sama. masih dengan permasalahan yang itu-itu saja.
pembahasan yang dijanjikan akan berujung ternyata tak kunjung.
beda. menjadi pernyataan yang selalu menjadi intinya.
kesamaan yang selalu dipaksakan memuncak dengan klimaks yang sama. perpisahan!
apa daya kekuatan dua buah cangkang kerang yang selalu ingin mengatup bersama tetapi selalu diterjang ombak.
apa karena lokasi kita di laut yang salah ?
berencana. semua duka ingin dikubur bersama pasir pantai yang mengering karena senja.
lantas apa yang terjadi setelah senja, ternyata pasir yang diharapkan mengering dan mengeras menutup rapat cerita malah terbuka dan terpapar bersama pancaran sengat matahari jam 9 pagi.
Tuhan
I've lost a lot, and learned a lot
But I'm still undefeated
Bismillah, I stay strong!!
lagi. terpuruk untuk kesian kali terjatuh.
mengembangkan ego untuk saling memiliki tapi tidak berjalan beriringan.
sama. masih dengan permasalahan yang itu-itu saja.
pembahasan yang dijanjikan akan berujung ternyata tak kunjung.
beda. menjadi pernyataan yang selalu menjadi intinya.
kesamaan yang selalu dipaksakan memuncak dengan klimaks yang sama. perpisahan!
apa daya kekuatan dua buah cangkang kerang yang selalu ingin mengatup bersama tetapi selalu diterjang ombak.
apa karena lokasi kita di laut yang salah ?
berencana. semua duka ingin dikubur bersama pasir pantai yang mengering karena senja.
lantas apa yang terjadi setelah senja, ternyata pasir yang diharapkan mengering dan mengeras menutup rapat cerita malah terbuka dan terpapar bersama pancaran sengat matahari jam 9 pagi.
Tuhan
I've lost a lot, and learned a lot
But I'm still undefeated
Bismillah, I stay strong!!
Minggu, 23 Maret 2014
waktu yang dituntut ...
waktu memang terasa begitu cepat bagi mereka yang takut
dan terasa begitu lama bagi mereka yang menunggu
terkadang jatuh cintalagi tak lebih baik dari menyiksa diri
hey KAMU ...
sudah lama sapaan ini terdengar kaku terucap
ketahuilah, dari setiap celah kecil kepalan tangan ini terselip doa romantis yang ku bisikan kepada Tuhan
jika kau merasakan hangatnya dada mu, peganglah. resapi. mungkin saat itu malaikat sedang memeluk mu atas pinta ku
terkadang samar tak terlihat jam ini berpindah jarum dengan ribuan detik yang menghakim ku atas penantian ini
terasa sesak nafas ini untuk berucap "berapa lama pun waktu yang kau tuntut. aku menanti"
semoga masih selalu kau sisakan tempat dimana tak pernah gagal untuk ku sentuh
tak perlu tempat yang baru
tak usah penuh dengan warna merah jambu
cukup saja ditempat yang lama dan sama
yang selalu hadir senyum mu yang gembira
menanti aku yang sedang tidak disurga
yakinlah suatu saat kita akan disana bersama
sampai bertemu ditempat yang selalu kau janjikan untuk ku, TIYAS
dan terasa begitu lama bagi mereka yang menunggu
terkadang jatuh cinta
hey KAMU ...
sudah lama sapaan ini terdengar kaku terucap
ketahuilah, dari setiap celah kecil kepalan tangan ini terselip doa romantis yang ku bisikan kepada Tuhan
jika kau merasakan hangatnya dada mu, peganglah. resapi. mungkin saat itu malaikat sedang memeluk mu atas pinta ku
terkadang samar tak terlihat jam ini berpindah jarum dengan ribuan detik yang menghakim ku atas penantian ini
terasa sesak nafas ini untuk berucap "berapa lama pun waktu yang kau tuntut. aku menanti"
semoga masih selalu kau sisakan tempat dimana tak pernah gagal untuk ku sentuh
tak perlu tempat yang baru
tak usah penuh dengan warna merah jambu
cukup saja ditempat yang lama dan sama
yang selalu hadir senyum mu yang gembira
menanti aku yang sedang tidak disurga
yakinlah suatu saat kita akan disana bersama
sampai bertemu ditempat yang selalu kau janjikan untuk ku, TIYAS
Jumat, 21 Maret 2014
komitmen and hellow body!
komitmen.
kata tunggal yang memiliki makna ganda.
gue mau gunain kata 'komitmen' ini untuk sebuah arti yang besar, pernikahan!
entah kenapa akhir-akhir ini gue ngerasa pengen banget nikah. terdenger freak sih, tapi itulah yang mengganggu benak gue belakangan ini. gue juga ga tau kenapa awalnya gue bisa ngerasain gini. yang gue inget minggu lalu gue liat postingan foto temen gue married. awalnya gue biasa aja. sangat biasa aja. bahkan gue turut bahagia dan mendoakan semua kebaikan untuk pernikahanya. tapi entah kenapa dari doa-doa yang gue panjatin, ada secerca sesak yang gue rasain "entah kapan gue bisa rasain semua doa kebaikan atas pernikahan gue dari semua orang yang gue sayangin, someday". kemudian pikiran aneh nyelimutin yang menuntut gue untuk perpikir keras.
gue harus nikah 2 tahun lagi!
lantang. tidak keras. dan penuh keyakinan tapi beriring dengan ketakutan katajanji itu terucap.
hellow body!
sapaan kecil sebagai pengingat usia.
jujur malu untuk menyapa demikian diusia yang hampir terlambat untuk meminta lalu berusaha. hellow body!
itulah keraguan yang bersanding dengan ketakutan ini. berkomitmen dengan hellow body.
semenjak gue berani mengucapjanji itu, mau tak mau gue harus tersadar dengan semua kesehatan ini. disemakin menuan hitungan usia ini, semakin menunpuknya aktifitas ini, dan semakin terpuruknya kesehatan ini.
yaa, gue odapus.
aah odapus ... seandainya saja kita dapat lebih sedikt bersahabat. bersahabat terhadap waktu, memperpanjang semua usia dengan rasa bahagia. bersahabat terhadap jiwa, menyapa raga dengan kekuatan imun yang luar biasa.
aah odapus ... seandainya saja ancaman terhadap keturunan tak berpengaruh, mungkin aku lebih rela untuk mempersilahkan raga ini untuk kau singgahi dan kau buatkan sarang didalamnya.
komitmen and hellow body!
itulah yang memberatkan gue untuk berpikir muluk. menikah diusia muda dan bahagia.
berharap mendapatkan pria yang bisa menerima semua keadaan rentan gue.
mendambakan pria yang menerima kenyataan bahawa yaa dia siap untuk tidak mendapatkan keturunan dari seorang odapus.
dan pria yang siap untuk ditinggalkan kembali. berpisah selamanya antara surga dan dunia.
mungkin bagi sebagian orangnormal, hal ini adalah pemintaan biasa yang sewajarnya diminta dan didambakan semua orang. tapi tidak dengan aku kami mereka para odapus.
please! semua kata hina dan rendah dari anda untuk aku kami mereka pada odapus tidak sesederhana ketakutan ini.
being healthy is everything, but to be everything must be strong.
kata tunggal yang memiliki makna ganda.
gue mau gunain kata 'komitmen' ini untuk sebuah arti yang besar, pernikahan!
entah kenapa akhir-akhir ini gue ngerasa pengen banget nikah. terdenger freak sih, tapi itulah yang mengganggu benak gue belakangan ini. gue juga ga tau kenapa awalnya gue bisa ngerasain gini. yang gue inget minggu lalu gue liat postingan foto temen gue married. awalnya gue biasa aja. sangat biasa aja. bahkan gue turut bahagia dan mendoakan semua kebaikan untuk pernikahanya. tapi entah kenapa dari doa-doa yang gue panjatin, ada secerca sesak yang gue rasain "entah kapan gue bisa rasain semua doa kebaikan atas pernikahan gue dari semua orang yang gue sayangin, someday". kemudian pikiran aneh nyelimutin yang menuntut gue untuk perpikir keras.
gue harus nikah 2 tahun lagi!
lantang. tidak keras. dan penuh keyakinan tapi beriring dengan ketakutan kata
hellow body!
sapaan kecil sebagai pengingat usia.
jujur malu untuk menyapa demikian diusia yang hampir terlambat untuk meminta lalu berusaha. hellow body!
itulah keraguan yang bersanding dengan ketakutan ini. berkomitmen dengan hellow body.
semenjak gue berani mengucap
yaa, gue odapus.
aah odapus ... seandainya saja kita dapat lebih sedikt bersahabat. bersahabat terhadap waktu, memperpanjang semua usia dengan rasa bahagia. bersahabat terhadap jiwa, menyapa raga dengan kekuatan imun yang luar biasa.
aah odapus ... seandainya saja ancaman terhadap keturunan tak berpengaruh, mungkin aku lebih rela untuk mempersilahkan raga ini untuk kau singgahi dan kau buatkan sarang didalamnya.
komitmen and hellow body!
itulah yang memberatkan gue untuk berpikir muluk. menikah diusia muda dan bahagia.
berharap mendapatkan pria yang bisa menerima semua keadaan rentan gue.
mendambakan pria yang menerima kenyataan bahawa yaa dia siap untuk tidak mendapatkan keturunan dari seorang odapus.
dan pria yang siap untuk ditinggalkan kembali. berpisah selamanya antara surga dan dunia.
mungkin bagi sebagian orang
please! semua kata hina dan rendah dari anda untuk aku kami mereka pada odapus tidak sesederhana ketakutan ini.
being healthy is everything, but to be everything must be strong.
Kamis, 02 Januari 2014
if an end, let it end
Selalu.
Mungkin kita tak pernah benar cocok dipertemukan dalam perayaan penghujung akhir.
Selalu.
Perbedaan tradisi kau ulas jadi topik utama.
Entah mungkin mencipkan tradisi baru sala bagi leluruh mu.
Drama debat kosa kata selalu jadi pemula.
Acap kali perbincangan diskusi masala lalu selalu hadir pada bait textnya.
Deretan perbandingan selalu dijadikan puncak klimaks yang tak berujung.
Adegan membesarkan bola mata dan mengeluarkan urat pun tak terlupakan.
Kemudian basahan air yang keluar dari mata dan hidung tak lupa selalu hadir.
Entah apa awal topiknya, pada akhirnya helaan nafas amarah selalu jadi penutup drama.
Semua take adegan sudah diperankan dengan sempurna.
Kolaborasi perasaan dan hati.
Ego dan amarah.
Selalu dilakukan dengan totalitas.
Ending sudah memang ceritanya.
Tapi result dari drama ini apa?
Hanya menunjukan perang amarah?
Atau menunjukan keberanian suara bervolume lantang saja?
Mungkin kita tak pernah benar cocok dipertemukan dalam perayaan penghujung akhir.
Selalu.
Perbedaan tradisi kau ulas jadi topik utama.
Entah mungkin mencipkan tradisi baru sala bagi leluruh mu.
Drama debat kosa kata selalu jadi pemula.
Acap kali perbincangan diskusi masala lalu selalu hadir pada bait textnya.
Deretan perbandingan selalu dijadikan puncak klimaks yang tak berujung.
Adegan membesarkan bola mata dan mengeluarkan urat pun tak terlupakan.
Kemudian basahan air yang keluar dari mata dan hidung tak lupa selalu hadir.
Entah apa awal topiknya, pada akhirnya helaan nafas amarah selalu jadi penutup drama.
Semua take adegan sudah diperankan dengan sempurna.
Kolaborasi perasaan dan hati.
Ego dan amarah.
Selalu dilakukan dengan totalitas.
Ending sudah memang ceritanya.
Tapi result dari drama ini apa?
Hanya menunjukan perang amarah?
Atau menunjukan keberanian suara bervolume lantang saja?
Senin, 08 April 2013
happy birthday my little angel Aliyyah Khoirunnisaa
selalu perang sama dek arum kalo lagi deket tapi selalu kengen berat kalo lagi jauhan
selalu rebutan coklat kalo lagi buka kulkas tapi selalu dihadiahin coklat kalo lagi mau pisah
selalu ga bisa jauh dari dek arum tapi selalu pengen jauh" kalo lagi deket sama dek arum ahahaha
7 April 2004
selamat ulang tahun dek arum
keep healthy, energetic, talkative :'D
and keep vivacious
maaf kakak ga disana. kak jangkung sayang anak ketek :***
Rabu, 03 April 2013
totalitas LUPUS
aku ingin mencintai mu seperti LUPUS
datang tanpa ada yang tau mengapa
dan pergi karena waktunya telah tiba
datang tanpa ada yang tau mengapa
dan pergi karena waktunya telah tiba
terjarak
aku ingin selalu mebuat mu jatuh cinta setiap detiknya --- tapi aku tak bisa
dear TIYAS
aku merindukan mu melebihin pasangan tulang rusuk ku saat ini
aku ingin memeluk mu tapi jarak begitu jauh terukur
aku ingin menjumpai mu bagai adam mendambakan hawa
tapi rasa itu bagai tumpukan beling yang menimpa ku
Senin, 18 Maret 2013
rindu
"puncak rindu paling dahsyat adalah ketika dua orang yang tidak saling komunikasi tapi keduanya diam saling mendoakan dalam sujut"
-sudjiwotedjo-
-sudjiwotedjo-
Langganan:
Postingan (Atom)



